IkutSukaAku-ISA. Powered by Blogger.

PERHATIAN - INI BLOG KURANG AJAR...!!!!

Khusus buat pembaca bertaraf Skema, Sopan Santun dan Beradab. Ini bukan tempat lu orang. Sila logout.... jika tak mahu terasa sakit hati, menyampah dan memualkan. Sila ambil perhatian...!!!

Jika anda tidak boleh menerima konsep blog ini, dengan segala hormatnya anda sekali lagi dinasihatkan supaya logout secepat mungkin. Di sini tiada bahasa sopan santun, penuh beradab lagi tertip, harap maaf.

Wujudnya blog ini khusus untuk meluahkan rasa tidak puashati (sebagai rakyat) terhadap Parti2 Politik dan Kerajaan Korup (tidak kira BN atau PR) yang tugasnya memperbodohkan RAKYAT sepanjang masa.

Tauladan Buat Suami Isteri Yang Selalu Bergaduh

>> Friday, March 25, 2011

Tauladan Untuk Suami Isteri Yang Selalu Bergaduh

Sepasang suami isteri yang sudah menikah selama 7 tahun dan memiliki 3 orang anak, terlibat dalam sebuah pertengkaran hebat. Begitu hebatnya pertengkaran mereka, sampai akhirnya mereka memutuskan untuk bercerai, mengakhiri kehidupan rumah tangga mereka secepat mungkin.

Mereka menemui seorang peguam, untuk melangsungkan perundingan pembahagian harta sepencarian di antara mereka, perundingan berlangsung lancar dan akhirnya sebahagian besar masalah dapat diselesaikan, baik tanah, rumah,dan semua aset harta mereka dapat dibahagi dan mencapai kepuasan kedua belah pihak.

Hanya satu hal tidak ditemukan jalan keluarnya, yaitu mengenai pembahagian anak [jangan lupa anak mereka tiga orang].

Baik si suami maupun si isteri, sama sama ingin mengasuh 2 anak, tidak ada yang mau mengalah, dan anak tidak mungkin dibelah dua seperti pada Zaman Nabi Sulaiman a.s. dulu.

Akhirnya mereka menemui seorang tokoh agama, meminta nasihat bagaimana jalan keluar yang harus ditempuh.

Sang Imam akhirnya memberikan jalan keluar yang bijak, yaitu mereka diminta menunda perceraiannya selama satu tahun, mereka harus menambah satu orang anak selama satu tahun, bila Tuhan mengizinkan perceraian mereka, Tuhan akan memberikan tambahan satu anak, total menjadi 4 anak, sehingga mudah untuk dibahagi di antara mereka berdua.

Kerana si suami dan si isteri sangat serius untuk bercerai, mereka mengambil keputusan berusaha keras untuk menambah anak, dan akhirnya mereka berhasil.

Setahun kemudian, ketika Sang Imam berjalan jalan, beliau bertemu dengan pasangan suami isteri ini, sedang bergandingan tangan dengan mesra, sehingga Sang Imam bertanya,:

"Apakah Kalian tidak berhasil menambah anak sehingga kalian batal bercerai?".

Sang Suami lalu menjawab: "Tuhan maha pengasih, Dia memberikan kami tambahan anak, tapi sekaligus juga memberikan isyarat agar kami saling memaafkan dan saling mengasihi, kami memutuskan untuk tidak bercerai".

"Bagaimana Tuhan memberikan isyaratNya?", tanya Sang Imam.

"Tuhan memberikan kami tambahan anak, bukan satu anak, tapi dua anak,anak kembar !!".

Beberapa hikmah:

1. Menunda tindakan negatif sering bermanfaat, apalagi ketika seseorang sedang dikuasai emosi. Ada baiknya jika kita sedang marah kita menunda sesuatu yang ingin kita lakukan. Betapa banyak penghuni penjara yang menyesal, mengapa ketika marah memukuli isteri/anak/dsb sampai tewas....

2. Mampu mengendalikan marah [emosi] adalah kunci kebaikan, sehingga nabi saw menekankan "laa taghdhab [jangan marah]" kepada sahabatnya.

3. Kisah diatas menunjukkan kasih sayang Allah, tetapi ada yang lebih baik daripada kisah di atas yaitu pasangan suami isteri yang selalu berhasil mereda pertengkaran mereka. Mungkin keluar rumah meninggalkan isteri/suami yang marah untuk sebentar kemudian kembali membawa buah tangan/peralatan baru kesukaannya akan membuatnya tersenyum, meminta maaf dan berfikir betapa baiknya suaminya/isterinya.

4. Pertengkaran itu lumrah rumah tangga. Dengan pertengkaranlah membuat keharmonian semakin terasa nikmat. Orang bijaksana akan menikmati pertengkaran dan masa-masa setelahnya dengan tetap mengendalikan suasana agar tidak sampai keluar dari sunnah Nabi saw. Karena pertengkaran itu seperti api, sedikitnya bermanfaat tetapi besar dan luasnya membinasakan.

Jadi pada hari Jumaat yang mulia ini, kepada pasangan suami isteri yang selalu bergaduh, muhasabahlah diri kalian dan bawa2 lah berbincang secara baik.

6 IkutSukaLu...::

jai,  Friday, March 25, 2011 2:00:00 AM  

Salam bro.

Lu boleh jadi kadi.

Untung2 lu boleh handle masjid macam kat Kerdau.

Kah kah kah...

Jangan marah, haaa...!!!

MOH KEMBARA Friday, March 25, 2011 2:54:00 AM  

Salam Yob ISA, Yong tak sempat gaduh arr..

MOH KEMBARA Friday, March 25, 2011 3:01:00 AM  

Salam , Yong dah baca pasal B17 tu. Tima kasih. Nanti Yong citer kat Mr T.

motar Friday, March 25, 2011 9:52:00 AM  

tumpang baca mohon copy...

opisboi Friday, March 25, 2011 10:37:00 AM  

allo bro apa kene gambar X mb pendek ini ngan gaduh2 ini...hehehe depa ari2 gaduh ataih katil. maklumlah DU&DA seorg duDA / seorg lagi janDA masing2 ada xperian..

sunsnake@budakbalun Friday, March 25, 2011 6:17:00 PM  

woit bro ISA..
tak bleh blah ko letak gambo 'pengcover budak itam port dickson' nehhh!!

Post a Comment

Gua tidak bertanggungjawab terhadap semua komen mahupun pandangan yang dihantar pembaca atau di cetak semula di blog ini. Hanya komen di ruang komen Intensedebate sahaja yang akan disiarkan.

1) Komen dari Anonymous/Tanpa Nama tidak akan di layan sama sekali.

2) Begitu juga dengan sebarang komen yang berbentuk sensitif, mengikut takrifan gua, akan dipadam.

Jika ada sebarang cadangan, kritikan atau tak puashati secara peribadi dengan gua, sila email ke zergdukes@gmail.com

Nasihat Buat Kerajaan Barisan Nasional

You can fool some of the people all of the time, and all of the people some of the time, but you can not fool all of the people all of the time. - Abraham Lincoln.

Layan....

Layannnnn....!!!!

Ziarah Dari...


widget

Penchachai Umno/Barisan Nasional Fahamkan Ayat Ini..!!!!


“…Wahai orang-orang yang beriman..!!!
Janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani itu sebagai awliya, kerana setengah mereka menjadi teman rapat kepada setengahnya yang lain; dan sesiapa di antara kamu yang menjadikan mereka awliya, maka sesungguhnya ia adalah dari golongan mereka itu
…”; al-Maa’idah:51

Pelawat Terkini

  © Blogger template Webnolia by Ourblogtemplates.com 2009
   

Back to TOP